Covid-19: Workshop Pengajaran Bahasa dan Budaya Jepang secara Daring

image

Prodi S1 Studi Kejepangan UNAIR bersama dengan UNTAG dan prodi sastra Jepang dari universitas seluruh Jawa Timur yang tergabung Asosiasi Pengajar Bahasa Jepang Indonesia (ASPBJI) mengundang mantan tenaga ahli senior Japan Foundation, Takasaki Michiyo untuk mengadakan workshop pengajaran bahasa, sastra dan budaya Jepang secara daring sebagai inovasi menyiasati perkuliahan di era pandemi Covid-19.

Dalam workshop daring yang diadakan pada tanggal 8 Juli 2020 dan khusus diikuti oleh 40 orang dosen ini, peserta dilatih untuk menggunakan media terbaru semacam Hirogaru Nihongo, Light Novel daring dan karya sastra serta teks budaya lainnya untuk membuat diskusi dalam perkuliahan daring tetap berlangsung dengan aktif dan menarik sebagaimana halnya saat pertemuan tatap muka sebelum pandemi.

Acara ini sukses menjadi ajang reuni sekaligus bertukar pikiran dan pengalaman mengajar para dosen bahasa, sastra, dan budaya Jepang anggota ASPBJI Jawa Timur.