Workshop on Japanese Studies

image

Di hadapan lebih dari 250 mahasiswa dan dosen Prodi Studi Kejepangan, Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Ibu Diah Ariani Arimbi, Ph. D. membuka kegiatan lokakarya studi Kejepangan di Aula Siti Parwati. Acara yang diadakan pada tanggal 12 Agustus 2019 dan dihadiri oleh Konsul Jenderal Jepang Surabaya Bapak Tani Masaki beserta istri tersebut merapakan salah satu rangkaian The 2nd Indonesia – Japan Scientific Forum: International Symposium and Workshop on Japanese Studies yang mengambil tema Crossing the Ocean to Discover the Roots of an Archipelago’s Culture and Literature.

 Kelima pakar kajian Jepang tersebut adalah; (1) Nakajima Eisuke dari Xian International University China dengan tema kuliah: Japanese Studies in China, (2) Prof. Jung Byeong-ho dari Korea University dengan tema: Japanese Studies in South Korea (3) Prof. Sato Hiroo dari Tohoku University Japan dengan tema: The Birth of Ghosts: in search for the wellspring of Japanese horror culture, (4) Prof. Fukuhara Toshio dari Musashi University Japan dengan tema: Raiho-shin, ritual visits of deities in masks and costumes, dan (5) Prof. Oshima Kaoru dari Kansai University Japan dengan tema: A Reading of Shinkai Makoto’s “Your Name”.

Kehadiran para pakar yang berasal dari beberapa universitas ternama di Jepang, Korea, dan China ini diharapkan akan mempererat kolaborasi penelitian ilmiah dengan Universitas Airlangga yang berhubungan dengan kajian wilayah Asia di masa depan.