International Symposium on Japanese Studies

image

Pada tanggal 13 Agustus 2019, bertempat di Hotel Ibis Style Denpasar Bali, sebanyak 30 Dosen dan Mahasiswa Pasca Sarjana dari 6 negara berkumpul untuk menyajikan makalah penelitian mereka di bidang kajian Jepang. Acara yang merupakan kerjasama departemen Studi Kejepangan UNAIR dan Sastra Jepang UNUD ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana; Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha dan dihadiri oleh Bapak Chiba Hirohisa selaku Konsul Jenderal Jepang di Bali.

 Simposium ini sendiri dimulai dengan menghadirkan tiga pembicara utama yaitu: Prof. Sato Hiroo (Tohoku University Japan) dengan tema: The Chatting Dead: The Changing Concept of the World After Death in Japan, Prof. Kimura Toshiaki (Tohoku University Japan) dengan tema Meaning of Festival (Matsuri) in Post Disaster Community in Japan, serta Prof. Jung Byeong-ho (Korea University) dengan tema Comparative Research on Disaster Literature and Memories of Disaster in Japan and Korea.

Antonius R. Pujo Purnomo, Ph. D. selaku ketua panitia menegaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merintis kerjasama penelitian ilmiah antar-universitas di Indonesia, Jepang dan berbagai negara lainnya di bidang kajian Jepang. Diharapkan agar para peneliti kajian Jepang dari Universitas Airlangga dapat berkiprah lebih banyak lagi di dunia internasional.