Sejarah

Pesatnya pertumbuhan ekonomi dan modernisasi negara Jepang membawa dampak yang cukup signifikan pada perkembangan Studi Kejepangan saat ini. Studi Kejepangan tersebut tidak saja berfokus pada ilmu kemahiran berbahasa Jepang, melainkan juga pada berbagai bidang seperti budaya, masyarakat , sejarah maupun pemikiran Jepang.

Selain itu, Jepang telah menjadi partner dagang Indonesia sejak tahun 1970 –an dan hingga saat ini menjadi mitra yang penting dalam pembangunan Indonesia. Dengan latar belakang tersebut, lulusan Sastra Jepang yang mampu akan berbahasa Jepang yang baik disertai pemahaman akan budaya serta segala hal tentang yang tinggi semakin diperlukan. Hal ini disebabkan tuntutan masyarakat pada era globalisasi seperti saat ini tidak saja menekankan pada kemahiran berbahasa, melainkan juga pemahaman akan budaya serta pemikiran bangsa Jepang.

Departemen Sastra Jepang menawarkan program pendidikan S-1 yang memberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan kejepangan yang berkualitas. Bidang kajian Studi Jepang tidak hanya dalam lingkup keilmuan bahasa dan sastra Jepang saja melainkan meliputi seluruh aspek kajian tentang Jepang, antara lain adalah: filsafat, politik, sosiologi, sejarah dan kebudayaan Jepang.