image

Greeting from the Head of Japanese Department

Antonius R. Pujo Purnomo, S.S., M.A., Ph.D.

Welcome to Japanese Department official website, Faculty of Humanities Universitas Airlangga. The Department was founded in 2006 and has made a lot of accomplishment for the last 11 years in terms of teaching excellence brought by lecturers, 36% being those who received their PhD from Japanese universities. In terms of curriculum, this program already implement Indonesian National Standard of Higher Education and National Qualification Framework, in accordance with the instruction of the Ministry of Research, Technology and Higher Education.

The scope of knowledge covered by this program is another unique quality, as it is supported by a range of expertise of its staff members, covering Japanese Linguistics, Translation Studies, Japanese Literature, Media Studies, Japanese History, Japanese Culture and Society, Gender, and Japanese Popular Culture. The diverse range of expertise is comprised by materials used for all academic activities.

Students are encouraged not only to rigorously master the knowledge, but also apply it in practical implementation. This enables the students to gain outstanding achievement in Japanese speech competition (first place in 2014 & 2015 National competition), Kanji competition (first place in 2016 provincial competition), and Yosakoi dance competition (2008 & 2011 champion). Every year, there are 15 students who go to Japan as delegates for 6-12 months Student Exchange Program. There are also several students who go to Japan for internship program in Japanese companies for 3 months. For the past seven years, the students have been holding an event called Japanese World, which starts to gain its reputation in East Java and aims to introduce Japanese Culture to the public.

Thank you for visiting our official website, and we do hope that you find information you need regarding our program.

WORKSHOP DAN SIMPOSIUM INTERNASIONAL STUDI JEPANG 2018

Tema: Kearifan tradisi lokal untuk menjaga keharmonisan
dan mempererat hubungan antar-bangsa

Hubungan diplomatik antara pemerintah Indonesia dan Jepang secara resmi dimulai sejak tahun 1958. Segera setelah itu, seiring dengan meningkatnya perekonomian Jepang, pada awal tahu 1960-an, pemerintah Jepang memberikan beasiswa pampasan perang kepada para pemuda terpilih. Salah satu tujuan pemberian beasiswa ini adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Sementara itu, di dalam negeri sendiri mulailah tumbuh minat yang besar terhadap pembelajaran bahasa Jepang di tingkat perguruan tinggi. Pada tahun 1963 Universitas Padjadjaran Bandung memulai pembukaan Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang. Berikutnya menyusul Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung (Sekarang: Universitas Pendidikan Indonesia) dan Universitas Indonesia mulai membuka program yang sama. Ini adalah fase pertama dalam sejarah pembelajaran dan pengkajian Jepang di Indonesia.
Fase kedua perkembangan studi Jepang di Indonesia dimulai pada akhir tahun 1980-an, yaitu ketika Universitas Gadjah Mada dan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Surabaya (Sekarang: Universitas Negeri Surabaya) mulai membuka Program Bahasa dan Sastra Jepang pada tahun 1989. Sedangkan fase ketiga mulai berlangsung pada tahun 2000an. Selain kualifikasi staf pengajar yang mulai ada peningkatan, pada masa ini juga mulai dibentuk Asosiasi Studi Jepangan Indonesia (ASJI) dan Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang Indonesia (ASPBJI). Pada masa ini lebih dari 10 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta mulai membuka Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang baru.
Perkembangan pesat studi Jepang di Indonesia mulai terjadi di paruh akhir tahun 2000-an. Terutama menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang, terdapat beberapa kegiatan pertemuan dan publikasi ilmiah di Indonesia. Salah satu kegiatan ilmiah tersebut adalah “Simposium dan Workshop Internasional Studi Jepang” yang diselenggarakan pada tanggal 14-15 September 2018. Pertemuan ilmiah yang digagas oleh para peneliti Jepang dan Indonesia ini mengusung tema “Kearifan tradisi lokal untuk menjaga keharmonisan dan mempererat hubungan antar-bangsa”. Kami berharap bahwa dengan menggali nilai-nilai tradisi lama kita akan menemukan berbagai kearifan yang dapat kita terapkan dalam menjalin hubungan persahabatan di antara berbagai suku bangsa dan menjaga keharmonisannya.
Kegiatan yang bertujuan untuk menyediakan tempat bertukar pikiran antara para peneliti Indonesia, Jepang dan negara-negara lainnya ini rencananya akan diselenggarakan tiap tahun sekali. Dengan penyelenggaraan kegiatan ini kami berharap agar jalinan kerjasama internasional antar-peneliti semakin erat sehingga nantinya akan dapat dihasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas dan berguna bagi masyarakat.

Lomba Pidato Bahasa Jepang kerjasama PERSADA - Hiroshima University

Lomba Pidato Bahasa Jepang ke 2 yang diselenggarakan oleh PERSADA dengan Hiroshima University pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017. Lomba ini mengundang sembilan perguruan tinggi negeri lain yang juga bekerja sama dengan Hiroshima University di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Sumatera Utara, Universitas Hasanuddin, Universitas Udayana, dan Universitas Airlangga.
Lomba yang diikuti oleh sepuluh peserta se-Indonesia dimana Universitas Airlangga pertama kali mengirimkan perwakilan pada ajang lomba pidato bahasa Jepang yang telah digelar di tahun kedua ini. Puji syukur kontes pidato ini dimenangkan oleh Auliah Catur Roudhotunnisa wakil dari UNAIR yang memperoleh Juara Pertama, diikuti oleh Firsha Asfirah wakil dari UNHAS yang menempati urutan ke-dua dan Sarti Amelia Malewa wakil dari UGM yang memproleh juara ke-tiga. Auliah Catur Roudhotunnisa adalah mahasiswa program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga semester 5. Para pemenang berhak mendapatkan Piagam dan juga kunjungan belajar ke Hiroshima University selama dua pekan. Lomba Pidato Bahasa Jepang tersebut ditutup dengan sambutan yang disampaikan oleh Wakil Rektor Hiroshima University, Prof. Toshiyuki Satou.

image

image

image

image

image

image

image

image

image